Management Logistik VS Supply Chain Management

Standard

Sebelum dapet kuliah Supply Chain Management (SCM) ini, saya ngerasa klu Supply Chain Management ma Logistic Management itu sama aja, cuma beda nama doank..eeh setelah dipaparin ama dosen ku yang baik hati dikelas, baru tau deeh tau klu Supply Chain Management  ama Logistic Management itu beda.. Intinya bahwa Logistic Management itu bagian dari Supply Chain Management.. Inidia penjabaran mengenai SCM dan managemen logistik :

Manajemen logistik: bagian dari proses supply chain meliputi merencanakan, mengimplementasikan dan mengontrol aliran barang, jasa dan informasi secara efisiensi dan efektif mulai dari point-of-origin hingga ke point-of-consumption dgn tujuan memenuhi kebutuhan konsumen (Council of Logistics Management).

SCM: Integrasi dari proses bisnis utama mulai dari end user hingga original supplier untuk menyediakan produk, jasa, & informasi yang bernilai tambah (added value) bagi konsumen/stakeholder lainnya. (Lamber, Cooper, Path, 1998)

Jadi, kesimpulannya …..

Manajemen Logistik  berorientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan rencana arus barang dan informasi diseluruh perusahaan (mengutamakan pengelolaan arus barang dalam perusahaan)

Sedangkan

Supply Chain Management mengutamakan arus barang antar perusahaan dari hulu ke hilir (dari perusahaan ke toko) dan melibatkan supplier sampai dengan pelanggan..

Yuuupsss….gambar diatas adalah contoh simple dari Supply Chain Stages..

Jadi yang dimaksud dengan Supply Chain Stage adalah

  1. Pelanggan ( Customers )
  • pembeli saat ini, orang yang berpotensi membeli produk, atau pengguna dari produk-produk.
  1. Retailers
  • Orang atau bisnis menjual barang eceran. Retailer disebut juga dengan pengecer.
  1. Distributors/wholesalers
  • Orang atau perusahaan yang mentransfer barang dari manufakturer ke retailer atau langsung ke pelanggan dan mentranfer informasi serta biaya barang dari retailer/pelanggan ke manufakturer.
  1. Manufacturer
  • Perusahaan yang mengolah bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang jadi yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Customers
  1. Supplier (row material supplier/component)
  • Orang atau perusahaan yang menyediakan komponen (bahan material) yang akan diproses oleh manufakturer menjadi sebuah produk.

Setiap stage dalam supply chain terhubung oleh produk, informasi dan biaya. Aliran supply chain dapat dua arah dan dapat dikelola oleh satu stages atau satu perantara.

Tujuan dan Pentingnya Supply Chain

ž  Tujuan dari supply chain adalah untuk memastikan sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan serta memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

ž  Sasaran dalam supply chain adalah memaksimumkan keseluruhan nilai (value) supply chain yang diciptakan.

ž  Supply chain value:

            Final Product Value – Total Supply Chain Cost

            SC Value = Price of Widget – Cost of all Phases in SC

            SC Value = Profit of SC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s