Economies of Scale to Exploit Quantity Discounts

Standard

Diskon menjadi lot-size based jika pricing schedule menawarkan diskon berdasarkan kuantitas yang dipesan dalam suatu lot tertentu. Diskon menjadi volume based jika diskon berdasarkan pada total kuantitas pada suatu periode. 2 skema lot size based yang biasa digunakan adalah:

  1. All unit quantity discounts
  2. Marginal unit quantity discount or multiblock tariffs

 

  1. A.      All Quantity Unit

Dalam all unit quantity discount, daftar pentarifan mengandung break point yang sudah di tentukan q0,q1..qr dimana q0 = 0. Order dikondisikan paling sedikit sama dengan qi dan lebih kecil dari qi+1. Dan biaya setiap unit = Ci. Secara umum, unit cost akan menurun dangan meningkatnya order,  yakni C0 ≥C1≥..≥Cr. tujuan retailer yakni untuk menentukan lot size yang menghasilkan keuntungan maksimal  atau untuk meminimasi ongkos total.

Prosedur solusi mengevaluasi lot size yang optimal untuk setiap harga Ci ( lot size antara qi dan qi+1) dan menentukan lot size yang meminimasi keseluruhan ongkos. Untuk setiap nilai dari i , 0≤ i ≤ r

 

Qi : kuantitas pesanan                          

D : Demand

S : Set up cost

h : holding cost

Ci : Unit Price

Ada 3 kemungkinan kasus untuk Qi:

  1.  qi ≤ Qi < qi +1
  2. Qi < qi  
  3. Qi ≥ qi +1, kasus 3 dapat di abaikan karena di anggap untuk Qi+1

Kasus 1

Jika qi ≤ Qi ≤ qi+1, maka lot size Q1 akan menghasilkan diskon. Dan nilai total annual cost setiap unit pemesanan Q1 adalah:

Total annual cost :

 

Kasus 2

Jika Q1 < qi. Lot size Q1 tidak akan menhasilkan harga diskon.  Memesan lebih dari qi dapat meningkatkan biaya holding dan biaya order tanpa mengurangi biaya material.

Total annual cost 

 

B.      Marginal Unit Quantity Discount

                Marginal unit quantity discount mengacu kepada multi blok tarif. Daftar pentarifan mengandung break point yang sudah di tentukan q0,q1..qr.  Ini bukan average cost dari tiap unit tapi marginal cost yang menurun saat breakpoint.  Jika q ditentukan , qi=q0 dengan harga Co. Maka q2=q1 dengan harga C1. Begitu seterusnya. Biaya marginal per unit bervariasi dengan kuantitas pembelian. Tujuan dari retailer adalah memutuskan lot size yang tepat yang dapat memaksimumkan keuntungan atau ekuivalen dengan meminimasi cost.

Lot Size optimal untuk Ci adalah Qi :

Kasus 1

Jika qi ≤ Qi ≤ qi+1, maka total annual cost adalah;

Kasus 2 dan 3

Jika Qi < qi atau Qi > q1+I, maka total annual cost adalah:

Why Quantity Discount?

Quantity discount penting dalam rantai pasok karena :

  • Meningkatkan koordinasi untuk menambah total keuntungan rantai pasok.
  • Ekstraksi dari keuntungan melalui diskriminasi harga.

 

KOORDINASI UNTUK MENAMBAH TOTAL KEUNTUNGAN RANTAI PASOK.

Rantai pasok disebut terkoordinasi jika kepuitusan yang dibuat supplier dan retailer dapat memaksimalkan keuntungan. Disini akan dibahas bagaiman manufacturer dapat memaksimalkan keuntungan rantai pasok meskipun retailer juga memaksimalkan keuntungan mereka.

  1. Quantity Discount for Commodity Products.  

Produk-produk komoditas seperti  adalah suatu pasar yang kompetitif dan biaya-biayanya ditentukan oleh biaya marjinal. Untuk produk-produk komoditas harganya ditentukan oleh pasar, manufacturer dengan biaya tetap yang besar setiap lotnya dapat menggunakan lot size-based quantity discount untuk memaksimalkan total keuntungan rantai pasok. Lot size-based discount dapat meningkatkan cycle inventory pada supply chain. Koordinasi dari produk-produk komoditas menggaris bawahi hubungan penting antara lot size-based quantity discount yang ditawarkan dan biaya permintaan yang terjadi di manufacturer.

  1. Quantity Discount for products for which the firm has market power

Keuntungan rantai pasok lebih rendah jika pada setiap stage dalam rantai pasok membuat keputusan harga sendiri-sendiri, dengan tujuan memaksimalkan profit mereka masing-masing.

Ada 2 skema tarif yang bisa digunakan oleh manufaktur untuk tercapainya solusi yang terkoordinasi dan memaksimalkan profit rantai pasok

  • Two-Part Tariff

Manufaktur membebankan seluruh profit sebagai  up-front frnchise fee dan kemudian menjual ke retailer dengan harga tertentu.

  • Volume-based Quantity Discount
  • Membuat suatu harga agar retailer membeli volume terjual ketika ada 2 stage mengkoordinasi  harga.

Untuk produk dimana perusahaannya memiliki kekuatan pasar, two-part tariff atau volume-based quantity discount dapat digunakan untuk mencapai koordinasi pada rantai pasok dan memaksimalkan keuntungan pada rantai pasok. Untuk produk yang perusahaannya memiliki kekuatan pasar, lot size-based discount tidak optimal bahkan pada biaya inventori. 

 

DISKRIMINASI HARGA UNTUK MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN SUPPLIER

Diskriminasi harga adalah dimana suatu perusahaan membebankan harga yang berbeda untuk memaksimalkan keuntungan.  Diskriminasi harga untuk memaksimalkan keuntungan pada manufacturer juga menjadi alas an untuk menawarkan quantity discounts dalam supply chain. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s