Tahap Keputusan Rantai Suplai

Standard

Dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan rantai suplai (supply chain) ada beberapa tahapan yang dipertimbangkan, yaitu strategi atau desain dalam supply chain, perencanaan supply chain dan operasional supply chain.

1.  Strategi atau desain dalam rantai suplai (supply chain)

Definisi        :    Kumpulan kegiatan dan aksi strategis di sepanjang supply chain yang menciptakan rekonsiliasi antara apa yang dibutuhkan pelanggan akhir dengan kemampuan sumber daya yang ada pada supply chain tersebut.

Secara sederhana dapat diartikan bahwa strategi atau desain dalam rantai suplai digunakan untuk menentukan struktur rantai suplai dan proses yang akan dilakukan pada setiap stage/ tahapan dalam rantai suplai.

Tujuan strategis dari rantai pasok bersifat jangka panjang dan digunakan untuk bertahan dalam persaingan pasar. Konteks ukuran yang digunakan dalam memenangkan pasar berkaitan dengan pemenuhan produk atau barang dengan harga murah, berkualitas, mudah didapat dan bervariasi.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar sesuai konteks yang diinginkan oleh konsumen tersebut maka setiap rantai pasok harus memiliki kemampuan dalam pengoperasian yang efisien, menciptakan kualitas, cepat, fleksibel dan inovatif. Sehingga keputusan strategis tekait hal tersebut diantaranya adalah penentuan kapasitas fasilitas, penentuan sistem informasi, penentuan produk yang akan dibuat dan disimpan, penentuan lokasi dan model transportasi dan lain-lain.

Karakteristik Produk dan Pasar

Menurut Marshal Fisher, terdapat 2 karakteristik produk, yaitu :

1.  Produk Fungsional

Produk dengan konfigurasi standar, siklus hidup panjang, memiliki sedikit variasi, kebutuhan pelanggan dari waktu ke waktu relatif tidak berubah. Contoh : kertas HVS A4 80 gr, CD, paku payung, pensil

2.  Produk Inovatif

Setiap kelompok produk inovatif mempunyai variasi sampai ratusan atau ribuan, bertahan sebentar di pasar dan akan digantikan oleh variasi baru yang dikembangkan. Contoh: camera digital, handphone, printer

Setiap karakteristik produk memiliki strategi atau desai rantai pasok yang berbeda. Untuk produk fungsional,difokuskan untuk meminimumkan ongkos-ongkos fisik disepanjang rantai supply (menciptakan efisiensi). Sedangkan untuk produk inovatif, difokuskan pada peningkatan kemampuan untuk lebih responsif terhadap kebutuhan pasar/ konsumen. Sehingga munculah 2 strategi utama yaitu strategi efisiensi dan strategi rersponsif. Kesesuaian antara karakteristik produk dan bentuk strategi yang digunakan dalam rantai pasok dinamakan Strategy Fit. Konsep strategi fit dapat dilihat pada gambar 3.

Gbr. 3 Konsep Strategi Fix Rantai Pasok

2.  Perencanaan dalam rantai pasok (supply chain)

Keputusan perencanaan dalam rantai pasok (supply chain) berkaitan dengan pengambilan keputusan menentukan lokasi pasar dan gudang pensuplai, perencanaan penambahan persediaan (inventory)/ kebijakan persediaan,  promosi dan lain-lain.

Penentuan perencanaan dalam rantai pasok harus mempertimbangkan pula adanya ketidakpastian permintaan, nilai tukar, horizon perencanaan dan lain-lain

3.  Operasional dalam rantai pasok (supply chain)

Tinjauan Proses dalam Rantai Pasok dapat dilihat dari 2 hal, yaitu cycle view dan push/pull view.

     a.  Cycle View

Merupakan serangkaian siklus yang terjadi antar stage atau tahapan dalam rantai pasok. Dapat dilihat pada gambar 4.

Gbr. 4 Cycle View 2. Push/pull ViewMerespon order konsumen (pull) atau mengantisipasi order (push). Dapat dilihat pada gambar 5.Gbr. 5 Push/ Pull View

Written by utaminingsih in: Supply Chain Management | Tags: Rantai PasokSCMstrategi fitSupply ChainValue Chain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s